Bruno Mars-Just The Way You Are

Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info

Jumat, 04 Oktober 2013

Gara Gara Game Ibu Ini Dibunuh Anaknya

Gara Gara Game Ibu Ini Dibunuh Anaknya

Hei Gamers,
Seberapa penting sih game bagi kehidupan? Apakah harus sampai nekat melukai orang atau membunuh hanya karena merasa terganggu? Mungkin kejadian ini memang tergolong gila, apalagi mengingat itu hanyalah sebuah "GAME". Well, kejadian gila ini memang baru-baru ini terjadi di China. Sepele, hanya karena merasa terganggun saat bermain game oleh ibuya sendiri, Anak yang masih berumur 15 tahun tega membunuh ibunya sendiri!
Sadis, Diganggu Saat Main Game, Anak Ini Bunuh Ibunya!
Game itu hanya hiburan semata, mengapa harus tega melakukan tindakan keji tersebut apalagi kepada orang tua yang melahirkan kita! Ya, bocah 15 tahun ini memang tidak tahu harus dikategorikan seperti apa. Kala itu sang bocah sedang bermain game di Warnet. Seketika itu datanglah sang ibu yang meminta anting yang dipakai anaknya dikembalikan.
Menurut media lokal setempat, selagi asik main, sang anak kemudian yang merasa terganggu awalnya beradu mulut dengan ibunya. Ibunya yang hanya meminta antingnya pun segera menyuruh pulang sang anak kerumah. Sesampainya dirumah, bukannya sang anak melepas anting yang diminta ibunya, Anak tersebut lagi-lagi malah adu mulut hebat dengan ibunya, lalu bukannya menuruti perkataan sang orang tua,  sang anak marah dan secara spontan mengambil pisau dan menusukkan ke ibunya.
Satu tusukan yang dilakukan anak tersebut langsung menyebabkan sang ibu terkapar dan meninggal setekita ditempat. Yang lebih aneh, bukannya setelah menusuk sang anak nangis atau merasa ketakutan, sang bocah kemudian pergi mandi, mengganti pakaiannya yang berlumuran darah sang ibu, lalu pergi belanja makanan ringan dan meneruskan gamenya tadi di sebuah warnet, tanpa mempedulikan nasib sang ibu yang sudah terbujur kaku karena ulahnya.
Kejadian ini terungkap setelah selagi asik main, sang ayah menelpon sang anak yang lagi bermain warnet. Sang ayah bertanya kenapa ibunya tidak mengangkat telepon sama sekali. Namun untuk mengelabui ayahnya, sang anak mengatakan bahwa ibunya sedang sakit dan istirahat setelah minum obat. Merasa tidak curiga, sang ayah pun berlagak seperti biasa dan kembali bekerja.
Namun, remaja tetaplah remaja dan masih memiliki rasa takut. Karena takut akan kemarahan sang ayah apabila mengetahui bahwa dia lah yang membunuh ibunya, maka remaja itu pergi ke kantor polisi dan menyerahkan diri. Lalu menelpon sang ayah tentang kejadian tersebut.
Ayahnya yang shock dan tidak percaya bahwa anaknya sendiri tega membunuh ibunya langsung menyesali kejadian ini. Ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa game itu hanya "HIBURAN", bukan "SEGALANYA".(Afg)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar